The Puppet Show

Pagi-pagi di kamar tidur.

Ibu :”Dek, bapak mau nanggap wayang sama jatilan lho”.

Aku :”Hah. Opo? wayang karo jatilan? buat apasih buk? mesti rumah jadi kotor, ibuk ribet, bapak nesu-nesu, podo mabuk-mabukan penontone, bla-bla-bla”.

Percakapan yang sejenak membuatku shock. Bapak, dalam ramgka tasyakuran pernikahan kakakku mau nanggap wayang dan jatilan di depan rumah. Sesuatu yang kupikir hanya sia-sia dan menghambur-hamburkan uang.

Rapat pembentukan panitia pun digelar, dari sie konsumsi, keamanan, perlengkapan dll nya sudah dipersiapkan, dan diambil keputusan kalo wayang digelar tanggal 5 jan 2013 dan jatilan tanggal 6 jan 2013. Well rumah rame dengan ibu-ibu tetangga yang bantuin masak buat tamu. Hari sabtu pagi-pagi persiapan sudah dimulai, sore hari panggung dan segala uborampenya sudah siap. Penjual jajan juga terlihat sudah membuka standnya masing2. Hujan gerimis pun turut hadir di malam itu, yg lama-lama bertambah banyak dan semakin banyak ketika malam telah bertambah. Hujan berhenti pukul 22.00 dan wayangpun dimulai.

Bapak ketika penyerahan wayang ke ki dalang catur.

Bapak ketika penyerahan wayang ke ki dalang catur.

Pertunjukan wayang pun dimulai, pengunjung berdatangan, tua muda bahkan anak-anak sangat menikmati pertunjukkan itu. Ketika malam mulai larut kami dikejutkan oleh serombongan turis yang datang untuk menonton juga. Dari perancis, brazil dan jepang turut datang melihat, menikmati suasana. Walaupun hujan turun tapi tak mengurangi niat mereka untuk menikmati pertunjukan khas jawa ini.

wisatawan manca negara menyaksikan pertunjukan wayang.

wisatawan manca negara menyaksikan pertunjukan wayang.

Dan, di tengah pertunjukan kita lagi-lagi dikejutkan dengan kedatangan gogon (srimulat) yang turut meramaikan acara “limbukan” dan “goro-goro”.

kado pernikahan dari gogon srimulat.

kado pernikahan dari gogon srimulat.

Tak ketinggalan, Mas Gareng Rakasiwi juga datang untuk mengisi acara “limbukkan” dan “goro-goro”.

 

Gareng Rakasiwi menunggu untuk perform

Gareng Rakasiwi menunggu untuk perform

Tidak hanya itu, Sugeng, Waluh dan ada satu lagi bintang tamu yang saya lupa namanya juga turut memeriahkan pertunjukan wayang. Riuh renyah dagelan dan tawa penonton semakin menghangatkan suasana malam yang dingin. Hingga pukul 4.00 dini hari pertunjukan wayang selesai. Dan sebelum itu saya sudah tertidur di kamar. Dan untuk petama kalinya ada pertunjukkan wayang dirumah sendiri, menyaksikan sampai hampir selesai, merasa bangga negri sendiri membunyai budaya yang beragam. Dan esok menunggu untuk pertunjukan jatilannya. Pelem kidul 5 januari 2013.


 

 

Advertisements

2 thoughts on “The Puppet Show

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s